
Pendahuluan
Bolehkah suatu negara menolak permohonan perlindungan sementara Anda karena Anda sebelumnya pernah mengajukan permohonan di negara Eropa lain? Mahkamah tertinggi Eropa (Mahkamah Keadilan Uni Eropa) telah memberikan jawaban penting atas hal tersebut pada tanggal 27 Februari 2025 dalam kasus seorang wanita Ukraina yang pertama kali mengajukan permohonan di Jerman dan kemudian di Ceko. Dalam artikel ini, kami menjelaskan apa yang sebenarnya dikatakan oleh Mahkamah dan apa artinya bagi orang-orang dari Ukraina yang mengajukan perlindungan di berbagai negara.
Apa masalahnya?
Seorang wanita dari Ukraina telah meminta perlindungan sementara di Jerman pada tanggal 19 Juli 2022. Kemudian, pada tanggal 20 September 2022, ia juga mengajukan perlindungan sementara di Ceko. Pemerintah Ceko tidak ingin memproses permohonannya karena ia sudah mengajukan perlindungan di Jerman.
Oleh karena itu, seorang hakim di Ceko bertanya kepada Mahkamah Eropa apakah suatu negara boleh menolak permohonan hanya karena orang tersebut sebelumnya sudah pernah mengajukan permohonan di negara lain (bahkan jika permohonan tersebut belum disetujui).
Apa yang dikatakan Mahkamah Eropa?
Mahkamah telah memperjelas dua hal penting:
- Suatu negara tidak boleh begitu saja menolak permohonan jika Anda sudah mengajukan permohonan di negara lain, namun belum mendapatkan keputusan.
Jadi: jika Anda belum mendapatkan izin tinggal di negara lain tersebut, maka negara baru tersebut harus tetap memproses permohonan Anda. - Jika permohonan Anda ditolak, Anda harus memiliki hak untuk mengajukan banding.
Oleh karena itu, Anda harus memiliki kesempatan untuk menempuh jalur hukum ke pengadilan jika Anda tidak setuju dengan keputusan tersebut.
Apa yang TIDAK dinyatakan oleh Mahkamah?
Mahkamah tidak memberikan putusan mengenai situasi di mana Anda sudah mendapatkan perlindungan sementara di negara lain (artinya sudah memiliki dokumen izin tinggal). Itu adalah kasus yang berbeda. Secara teori, suatu negara boleh mengatakan: “Anda sudah mendapatkan perlindungan, jadi kami tidak akan memproses permohonan Anda.” Mahkamah belum memberikan penilaian mengenai hal tersebut.
Apa artinya ini bagi Belanda?
Di Belanda berlaku ketentuan:
- Jika Anda sudah memiliki izin tinggal untuk perlindungan sementara di negara Uni Eropa lain, Belanda dapat menolak permohonan Anda.
- Namun: negara-negara Uni Eropa telah sepakat bahwa dalam krisis Ukraina ini, mereka tidak akan menggunakan aturan untuk memulangkan orang ke negara pertama.
- Dalam praktiknya, Belanda akan mengatakan: “Kami memberikan Anda perlindungan sementara di sini.” Negara pertama (misalnya Polandia atau Jerman) kemudian harus menghentikan perlindungan yang diberikan sebelumnya.
Apa artinya ini bagi Anda?
- Apakah Anda sudah mengajukan permohonan di negara Uni Eropa lain, tetapi belum mendapatkan dokumen di sana? Maka Belanda tidak boleh begitu saja menolak permohonan Anda.
- Apakah Anda sudah mendapatkan perlindungan sementara di negara lain? Maka Belanda dapat menolak permohonan Anda, namun saat ini hal tersebut biasanya tidak dilakukan.
- Jika permohonan Anda ditolak, Anda selalu memiliki hak untuk menempuh jalur hukum ke pengadilan.
Kesimpulan
Keputusan Mahkamah Eropa ini merupakan kabar baik bagi orang-orang yang karena berbagai alasan mengajukan perlindungan sementara di beberapa negara. Negara-negara tidak boleh secara otomatis menolak permohonan tersebut. Hal ini memberikan Anda sebagai pencari suaka atau pengungsi dari Ukraina perlindungan dan kepastian yang lebih besar.
Sumber:
https://www.clingendael.org/sites/default/files/2024-10/DG-OEK_3.0.pdf