
Pada tanggal 5 Juni 2025, Immigratie- en Naturalisatiedienst (IND - Dinas Imigrasi dan Naturalisasi) menerbitkan pemberitahuan yang menyatakan bahwa Belanda secara resmi mengakhiri penangguhan deportasi dan dukungan bagi warga negara ketiga yang sebelumnya memiliki izin tinggal sementara di Ukraina. Warga negara ketiga dengan izin tinggal sementara di Ukraina adalah orang-orang tanpa kewarganegaraan Ukraina yang tinggal di Ukraina berdasarkan izin tinggal sementara yang sah sebelum perang dimulai dan terpaksa meninggalkan negara tersebut, termasuk ke Belanda, akibat konflik militer. Langkah penangguhan yang diberlakukan oleh pemerintah pada April 2023 ini memungkinkan orang-orang tersebut untuk tinggal sementara di Belanda dan memberi mereka akses ke perumahan, dukungan pemerintah daerah, dan hak untuk bekerja sampai status hukum mereka diperjelas.
Dasar hukum
Langkah penangguhan diberlakukan karena ketidakjelasan mengenai apakah warga negara non-Ukraina yang tinggal di negara tersebut sebelum konflik dapat mengklaim perlindungan di bawah Arahan Perlindungan Sementara Uni Eropa. Pada Desember 2024, Mahkamah Kehakiman Uni Eropa (HvJ-EU) memutuskan bahwa orang-orang tersebut dapat dikecualikan dari ruang lingkup perlindungan sementara. Pada April 2025, Dewan Negara (Raad van State) mengonfirmasi putusan ini, setelah itu pemerintah memutuskan untuk mengakhiri langkah penangguhan tersebut.
Apa yang terjadi setelah 4 September 2025
Perkembangan lebih lanjut bergantung pada posisi hukum individu masing-masing orang. Bagi mereka yang tidak mengajukan banding terhadap pengakhiran perlindungan sementara mereka atau tidak mengajukan izin tinggal lainnya, pemerintah telah menetapkan batas waktu keberangkatan selama empat minggu setelah tanggal 4 September. Sampai saat itu, mereka diizinkan untuk tetap berada di lokasi penampungan mereka, namun hak mereka untuk bekerja akan berakhir.
Orang yang telah mengajukan permohonan suaka atau yang prosedurnya masih berjalan, diizinkan untuk tetap berada di negara ini sampai keputusan akhir diambil. Pencari suaka akan terus menerima bantuan dan tempat tinggal dari Centraal Orgaan opvang asielzoekers (COA). Orang yang telah mengajukan permohonan untuk jenis izin tinggal lain – misalnya untuk bekerja, belajar, atau penyatuan keluarga – juga diizinkan untuk tetap berada di Belanda secara legal, namun mereka harus memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri selama permohonan mereka diproses.
Langkah selanjutnya dan pemberitahuan oleh pemerintah
Pada bulan Juli 2025, IND akan mulai mengirimkan surat kepada orang-orang yang terdampak oleh kebijakan ini. Surat tersebut akan menjelaskan langkah-langkah apa yang harus diambil. Jika seseorang tidak menanggapi atau tidak mengajukan banding ke pengadilan, ia mungkin harus meninggalkan Belanda. Diperkirakan kebijakan ini akan berdampak pada sekitar 2700 orang, yang sebagian besar datang ke Belanda setelah dimulainya perang di Ukraina pada tahun 2022.
Kesimpulan
Sekarang setelah situasi hukum diklarifikasi secara definitif oleh Uni Eropa maupun pengadilan Belanda, pemerintah Belanda akan mengakhiri tindakan penangguhan tersebut. Bagi orang-orang yang bersangkutan, penting untuk tidak menunda tindakan: ini bisa berupa pengajuan banding, permohonan izin tinggal baru, atau persiapan untuk keberangkatan sukarela. Cara seseorang bertindak sekarang dapat memiliki pengaruh yang menentukan bagi masa depannya – baik di Belanda maupun di negara lain.